Menjaga Ginjal Anda: Pahami Organ Terpenting di Dalam Tubuh

Posted on

Infodjogja.com – Ginjal, organ yang sering kali terlupakan, sebenarnya merupakan salah satu organ terpenting yang kita miliki. Bayangkan, ginjal memiliki ukuran sekitar sebesar genggaman tangan Anda. Tugas utama ginjal adalah membersihkan darah, dan mesin penggantinya seukuran kulkas!

Mari kita gunakan sedikit imajinasi. Anda berada di dapur, di depan tumpukan piring kotor, panci, dan gelas dengan berbagai ukuran. Langkah pertama pasti mengalirkan air, bukan? Lalu, apa lagi yang Anda lakukan?

Tentu saja, Anda akan mengambil spons, membersihkan satu per satu piringnya, dan jika ada barang berharga seperti cincin yang terperangkap dalam gelas, Anda akan meraihnya dan meletakkannya kembali di tempatnya. Setelah selesai, semua piring, panci, gelas, dan lainnya yang sudah bersih akan kembali ke raknya.

Sekarang, mari kita buat analogi ini. Piring-piring tersebut mewakili sel-sel darah merah kita yang kotor setelah membawa makanan. Air kran adalah air minum kita, cincin kawin adalah protein dan benda-benda lain yang masih dibutuhkan oleh tubuh, dan tangan kita adalah “nephron,” bagian penting dari ginjal.

Tahukah Anda berapa banyak “tangan” yang dimiliki oleh seorang ginjal? Jawabannya: satu juta tangan per ginjal. Itulah betapa luar biasanya ginjal kita.

Proses Pembentukan Batu Ginjal

Pernahkah Anda mendengar tentang batu ginjal? Batu ginjal tidak muncul begitu saja dalam ukuran besar. Semua bermula dari endapan yang kemudian berubah menjadi sedimen dan butiran pasir. Lama kelamaan, butiran pasir ini berkumpul dan membentuk batu. Itulah mengapa gejalanya mungkin memerlukan beberapa bulan atau bahkan tahun untuk muncul. Namun, ketika gejala muncul, rasanya seperti ditusuk dari belakang dan diputar dengan pisau.

Gejala lain yang dapat muncul adalah warna urine yang memerah akibat darah. Batu ginjal bisa tajam dan berpotensi melukai sistem saluran kemih, termasuk ureter, kandung kemih, dan bahkan dinding uretra pada pria. Bahkan ada kasus di mana batu ginjal harus diangkat dengan pinset. Rasa nyeri yang luar biasa!

Terapi Batu Ginjal

Bagaimana mengobati batu ginjal? Itu tergantung pada ukuran batu tersebut. Jika ukurannya masih sangat kecil, dokter mungkin meresepkan obat tablet untuk membantu menghancurkannya. Jika batu ginjal sudah cukup besar, ada metode seperti SWL (Shock Wave Lithotripsy) yang dapat digunakan untuk memecahnya. Metode ini melibatkan tembakan gelombang ke batu ginjal dari dinding perut.

Alternatif lain adalah dengan memasukkan kamera ke dalam ginjal untuk mengambil batunya. Selain itu, ada juga PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy), sebuah prosedur yang dilakukan dari punggung dengan mengebor ke ginjal untuk menghancurkan dan menyedot batu ginjal.

Jika semua opsi tersebut gagal, yang terakhir adalah operasi besar dengan membuka perut.

Komplikasi Batu Ginjal

Komplikasi yang sering terjadi akibat batu ginjal adalah bengkak ginjal karena urin terhambat, yang dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Racun-racun seperti ureum dan kreatinin yang seharusnya dikeluarkan dalam urine akan kembali ke dalam darah, seperti mobil yang memiliki knalpot tersumbat.

Siapa yang Berisiko Terkena Batu Ginjal?

Resiko terkena batu ginjal meningkat seiring dengan bertambahnya usia, terutama di atas 19 tahun.

Cara Mencegah Batu Ginjal

Prinsip pencegahan batu ginjal adalah menghindari terbentuknya sedimen jika “bahan bakunya” tersedia dalam urine. Ini termasuk menghindari makanan tinggi oksalat dan kalsium, serta meminum banyak air untuk mengencerkan urine.

Selalu ingatlah untuk menjaga kesehatan ginjal Anda. Mereka mungkin tidak selalu mendapat sorotan yang mereka butuhkan, tetapi tanpa ginjal yang sehat, tubuh kita akan kekurangan pemurni darah yang sangat diperlukan.

Kesimpulan

Ginjal adalah organ yang sering diabaikan, tetapi sangat penting dalam pemurnian darah dan pengelolaan limbah dalam tubuh. Kita harus merawatnya dengan baik untuk mencegah masalah seperti batu ginjal yang dapat sangat menyakitkan. Dengan menjaga pola makan dan hidrasi yang baik, kita dapat menjaga kesehatan ginjal kita dan mendukung fungsi penting organ ini.

Source : GiaPratamaMDTwitter.com